Senin, 14 Juli 2014

Alat Bantu Penangkal Petir

Alat Bantu Penangkal Petir

Alat dan Material Bantu :
Alat ukur ini digunakan untuk mengetahui hasil dari resistansi atau tahanan grounding system pada sebuah instalasi penangkal petir yang telah terpasang. Alat ukur ini digital sehingga hasil yang di tunjukan memiliki tingkat akurasi cukup tinggi. Selain itu pihak Disnaker juga menggunakan alat ini untuk mengukur resistansi. Sehingga pengukuran oleh pihak kontraktor sama dengan hasil pengukuran pihak disnaker.

Alat ini digunakan sebagai titik temu antara kabel penyalur petir dengan kabel grounding. Biasanya terbuat dari plat tembaga atau logam yang berfungsi sebagai konduktor, sehingga kualitas dan fungsi instalasi penangkal petir yang terpasang dapat terjamin.


Alat ini digunakan untuk menyambung kabel, dan biasanya kabel yang disambung pada instalasi penangkal petir Flash Vectron adalah kabel grounding sistem, karena kabel penyalur pada penangkal petir Flash Vectron tidak boleh terputus atau tidak boleh ada sambungan. Setelah kabel tersambung oleh alat ini tentunya harus diperkuat dengan isolasi sehingga daya rekat dan kualitas sambungannya dapat terjaga dengan baik. Penyambungan kabel instalasi penyalur petir konvensional umumnya menggunakan alat ini, karena pada penangkal petir konvensional jalur kabel terbuka hanya di lindungi oleh conduite dari PVC.

Alat ini berfungsi untuk membantu mempercepat pembuatan grounding penangkal petir, dengan cara memasang di bagian bawah Copper Rod atau Ground Rod yang akan di masukkan ke dalam tanah, sehingga Copper Rod atau Ground Rod tersebut ketika didorong kedalam tanah akan cepat masuk karena bagian ujung alat ini runcing. Selain itu, alat ini juga dapat menghindari kerusakan Copper Rod ketika di pukul kedalam tanah

Alat ini dipasang dibagian atas Copper Rod atau Ground Rod dan berfungsi untuk menghindari kerusakan Copper Rod atau Ground Rod bagian atas yang akan di masukkan ke dalam tanah, karena disaat Copper Rod didorong ke dalam tanah dengan cara di pukul, alat pemukul tersebut tidak mengenai Copper Rod akan tetapi mengenai alat ini.



Dalam aplikasi grounding system atau pembumian, bentonit dipergunakan untuk membantu menurunkan nilai resistansi atau tahanan tanah. Bentonit digunakan saat pembuatan grounding jika sudah tidak ada cara lain untuk menurunkan nilai resistansi. Pada umumnya para kontraktor cenderung memiling menggunakan cara pararel grounding atau maksimum grounding untuk menurunkan resistansi.


Alat ini digunakan ketika kita akan menyambung beberapa segmen copper rod atau ground rod yang dimasukkan kedalam tanah sehingga copper rod atau ground rod yang masuk kedalam tanah akan lebih panjang, misalnya ketika kita akan membuat grounding penangkal petir sedalam 12 meter dengan menggunakan copper rod, maka alat ini sangat diperlukan karena copper rod yang umumnya ada dipasaran paling panjang hanya 4 meter.

Rabu, 09 Oktober 2013

Langkah Cepat Belajar SEO

Dalam Belajar SEO Modern tentunya Cara yang digunakan sangatlah berbeda jauh dengan Belajar SEO Tradisional.

Untuk itu disini Blog berguruseo akan mencoba menjelaskan Bagaimana Cara Belajar SEO Modern, dengan mudah dan cepat tentunya.

  1. Cek Microformat dan Rich Snippet Blog Anda di Schema.org

    Yang saya baca dari ketiga raksasa mesin pencari (google, yahoo, bing) mereka semua menggunakan acuan schema.org.

  2. Buatlah Artikel atau Konten untuk Manusia

    Dulu, jika ingin menjadi No. 1 di Google maka kita harus berfikir seperti Search Engine (SE). Karena “dulu” SE mempunyai pola pikir, jumlah keyword berbanding lurus dengan peringkat yang akan Anda dapat.

    Artinya, semakin banyak keyword yang Anda pasang, maka semakin besar pula peluang Blog Anda masuk ke dalam Google Page One.

    Namun, sekarang Search Engine atau Mesin Pencari tidak berfikir seperti itu, melainkan melihat kepuasan pengunjung yang akan mengantarkan Blog Anda ke Halaman Pertama Google.

    Cara kerja ini dengan menghitung, Daily Time On Site, atau berapa lama pengunjung membaca betah berlama lama di Blog Anda.

  3. Anchor Text InterLink

    InterLink dalam satu halaman, tentunya akan menambah nilai plus untuk Blog Anda.

    Lho, kan sudah ada Related Post ? yap memang sudah ada Related Post, tapi satu hal yang perlu Anda ingat, penulisan Anchor Text yang ada di Related Post pada umumnya diambil dari Judul.

    Disinilah Anda harus membuat perbedaan, antara Anchor Text yang ada di Related Post dengan di dalam Isi Artikel.

  4. 75% ShareLink 25% BackLink

    Kurang lebih seperti itulah cara saya memainkan Teknik SEO Modern ini, yaitu mengurangi porsi BackLink dan menambaah porsi Social ShareLink (1:3).

    Karena sejauh yang saya tahu, Google dengan tegas menyebutkan, peran BackLink perlahan akan digantikan oleh ShareLink.

  5. CSS3 dan HTML5

    Beralih menggunakan template yang valid CSS3 dan HTML5 tentunya akan memberi dampak yang cukup besar bagi Blog Anda (khususnya SEO).

    Karena pada CSS3 ada banyak sekali penyederhanaan Syntax.

    Contohnya, dalam penulisan <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd"> bisa disederhanakan menjadi <DOCTYPE html> saja.

    Untuk HTML5 sendiri juga terdapat script baru yang berguna untuk men-SEO-kan Blog Anda, salah satunya adalah penggunaan itemtype. Untuk penjelasan lengkapnya Anda bisa membaca pada Artikel yang sudah saya buat sebelumnya yaitu Microdata HTML 5.
Kelima Tips / Trik diatas, tidak menjamin Artikel Blog Anda akan langsung masuk ke Google Page One. Karena Kelima Tips pada dasarnya hanyalah pendorong, dan kualitas dari Artikel tersebut lah yang nantinya akan menentukan Blog Anda pantas ada di Page One atau Tidak.